zpm

Wednesday, April 15, 2020

Cerita Dewasa Seorang Gadis Yang Di Perkosa Bergilir Hingga Tak Sadarkan Diri



CeritaMalam--Warung yang menjual minuman keras itu , terletak jauh dari keramaian di pinggir kota . Warung itu selalu buka dan hampir tak pernah tutup . Hampir seluruh pengunjungnya adalah laki-laki pemabuk, preman, bandit , rampok , pembuat onar. Tempat itu menjadi sarang penjahat

Sejumlah preman terlihat sedang asik minum-minum. Empat dari mereka bermain kartu remi yang sudah lusuh . dan yang lima lainnya sedang berbicara dengan Roby. Mereka sedang merencanakan perampokan terhadap toko emas di kotaSetelah berbicara cukup lama , Roby menyalakan Rokoknya , lalu berjalan ke luar warung . Matanya menerawang jauh , menatap jalan kecil yang mulai gelap itu . Sampai matanya agak memicing , karena silau , tersorot lampu mobil .
Placeholder

Daihaitsu Xenia itu tepat berhenti di samping Roby . Perlahan kaca gelap mobil itu terbuka , dan terlihat sosok gadis muda . “ malam pak , numpang tanya , perumahan cemara indah , dimana pak..” suara gadis itu begitu lembut , membuat birahi Roby jadi bangkit .Roby menatap gadis itu , dia tersenyum , di otaknya mencari cara , untuk memperdaya gadis itu .“ sebenarnya bisa lewat jalan ini terus lurus , tapi jalan di depan ada galian kabel , jadi harus muter , terus lewat gang kecil di sebelah sana..” kata ronny membohonginya .“ Oh , lewat jalan gang .. yang mana yah pak..” kata gadis itu lagi . “ wah jalannya sempit dan rusak , terus agak belok belok..” kata Roby lagi .Gadis itu diam , sepertinya binggung . “ begini saja , biar saya antar , saya naik motor , nanti kamu ikuti motor saya ..” kata Roby .Gadis itu tersenyum , “ wah , terima kasih , jadi repotin bapak saja nih..” .Roby tersenyum , jantungnya berdetak lebih cepat , rencananya sudah makin mendekati ke mangsanya . 

Baca Juga : Cerita Dewasa Perawan Sekretaris Baru Yang Direnggut Oleh Bos Nya

Roby tersenyum lagi lalu berkata “ tidak apa apa koq , tapi saya mau makan dulu yah.. di warung dalam sana .. kamu tunggu saja sebentar..” .Roby berencana , untuk mengepungnya bersama teman temannya dan membawanya masuk ke warung itu .Tapi di luar dugaan Roby , gadis itu malah turun dari mobil suzuki carry itu. “ eh pak , saya juga agak haus .. saya ingin minum juga..” katanya .Itu langkah yang salah , gadis itu tak menyadari banyak serigala lapar di dalam sana
Roby tersenyum sekali lagi , dan menatap gadis itu . Yang berpakaian seksi dan sensual. Dia mengenakan gaun pesta . Bagian dadanya lumayan rendah membuat belahan dadanya agak terlihat .Buah dada gadis itu tidak besar, tapi padat dan bulat, dan tetap mengacung walaupun ia tidak mengenakan BH sekalipun. Pantatnya juga terlihat bulat di tutupi oleh gaun pesta itu.



Panjang gaun malam itu hanya sampai sepuluh senti di atas lutut , membuat kakinya yang panjang terlihat jelas, halus, putih mulus. Karena ketatnya gaun yang ia pakai, gadis itu berjalan perlahan, masuk ke dalam warung itu. Rambutnya yang berwarna kecoklatan jatuh tergerai di punggungnya.Setelah gadis itu berada di dalam warung itu , Dia tidak yakin apakah memang tempat ini yang baik , setelah matanya melihat keadaan di sekelilingnya. Ia sendiri harus bertanya beberapa kali kenapa bisa sampai ke tempat ini.Gadis itu mulai grogi , dia terus dekat Roby yang asik melahap mie instan rebus , lalu memutuskan untuk memesan coca-cola dan sambil berdiri menunggu sebentar.Keempat orang yang sedang bermain kartu remi memandanginya dengan mata melotot penuh nafsu birahi .Gadis itu sendiri merasa merinding ketika matanya menatap mata mereka. Mereka menjilati bibir mereka setiap kali mata Echa (Nama gasis tersebut) beradu pandang dengan mereka.

Tak lama , suasana semakin memanas .“ pak , ayo tolong antarkan saya.” kata gadis itu pada Romy . Roby tersenyum “ sabar yah , oh iyah nama kamu siapa sih ” . Gadis itu tak menjawab . Tapi Roby bertanya lagi “ eh , nama kamu siapa ?” . “ Echa “ jawabnya singkat.“ Oh nama loe bagus juga , “ kata Roby . Echa berkata lagi “ ayo pak , nanti saya bayar ongkosnya , tolong bapak antar saya sekarang “ .Roby tersenyum sinis , lalu tangannya hinggap di pantat Echa dan merabanya . Gadis itu tersendak “ eh.. jangan kurang ajar yah..” katanya . Roby tersenyum menyeringai “ he he he baru gitu aja eleo udah marah , gimana kalo gua entot loe..” .Nada bicara Roby berubah , yang tadinya lembut ,sekarang jadi kasar . Echa menyadarinya , ini tidak baik . Segera dia menuju ke pintu , untuk pergi dari sana . Tapi terlambat , dua orang bandit berada di depan pintu . Mereka berdiri sambil mengusapi selangkangan mereka .

Baca Juga : Cerita Dewasa Nikmatnya Penis Ayah AngkatKu

“Hei Non, gimana kalo loe buka baju eleo , jadi kita bisa senang senang!” seseorang dari mereka berkata. “Gimana kalo kita nyanyi sama-sama , sambil telanjang Non?” yang lain menimpali.Echa mulai panik , “ minggir , saya mau pergi ..” katanya .Tapi seseorang segera mendekatinya dan menempatkan tangannya di bahunya serta mendorongnya duduk di kursi sementara preman itu sendiri duduk di sebelah Echa. “ Hei , apa apa nih..” kata EchaKemudian tanpa aba aba , preman itu menjilat dan mencium telinga Echa .Echa berontak , dan menjerit “ apa apa nih , bajingan… “ . Lalu tangan Echa reflek menampar pipi preman itu . Teman temannya yang lain tertawa tawa .Tiba tiba , preman itu mencabut belatinya , dan menancap belati itu di kursi kayu yang di duduki Echa , tepat di antar kedua paha Echa . Untungnya belati itu tak sampai melukai pahanya 

Echa hanya bisa memandangi belati mengkilap itu dengan mulut terbuka tak percaya kejadian ini harus menimpa dirinya .Ketika Echa tidak mengatakan apa-apa, orang itu memasukkan tangannya ke dalam gaun Echa, merabai pahanya dan berusaha membuka kaki Echa. “ Hei , apa apa nih tolong , jangan “ . Echa meronta dan memandang sekelilingnya dengan tatapan memelas mohon pertolongan.“ Hei , jangan gangu dia , dia milik gua..” bentak Roby . Dan preman itu melepaskan tangannya .Roby segera mendekati pintu dan menguncinya. Dua orang preman memegang tangan Echa yang terus berusaha meronta dan menjerit, “ Tolong.. tolong… lepaskan… jangan…” dari atas tempat duduknya. Kedua laki-laki itu berkata “ yah terus menjerit .. gua suka dengar suara jeritan eleo…”Wajah Echa memutih pucat ketakutan, dan memohon pada mereka untuk melepaskan dirinya.Tapi dua dari preman itu segera menarik tangannya , dan membawanya ke meja kayu , yang biasa dipakai buat makan . Echa terus meronta . Tangan preman itu menjambak rambutnya . 



Akhirnya mereka berhasil membawa dan membaringkan Echa di meja kayu itu .Kemudian kedua tangannya di ikat pada kaki meja . Kini tangan Echa , terikat terbuka , satu ke kiri dan satu kekanan . Kini Echa terbaring tak berdaya , dengan tangan terikat seperti di salib . Hanya kakinya yang bergerak menendang nendang tanpa arah . Juga jerit tangisnya yang memilu .“ Yah , terus berontak , gua suka sekali melihatnya..” kata Roby tertawa . Echa terus berontak , dan menangis memohon dilepaskan . Tapi Roby hanya tertawa . “ eh , eloe orang minggir , liatin gua aja yah , cewek ini punya gua..” kata Roby pada teman temannya.Teman temannya hanya tertawa tawa .Lalu Roby segera merobek gaun Echa , dengan bantuan belatinya . Sekali tarik gaun itu lepas seluruhnya di sertai jeritan Echa .Semua mata langsung tertuju pada tubuh Echa yang hanya memakai celana dalam hitam , dan juga bra yang hitam .Roby merangkak naik keatas meja . Tapi Echa segera menedangnya . Roby cepat tanggap ,menangkis tendangannya , lalu memukul keras perutnya , Echa menjerit kesakitan “ aduh , ampun jangan pukul…” .Roby pun turun lagi , dan mengikat kedua kakinya pada kaki meja itu . 

Kini Echa benar benar tak berkutik . Dia terikat diatas meja dengan kaki terbuka lebar. “ Ha ha cewek sialan loe , ayo berontak lagi..” kata Roby.Echa hanya bisa menitikan air mata . Dan Roby pun segera mendekatkan mukanya pada selangkanan Echa , menciumi aroma vaginanya yang masih terbungkus celana dalamnya. Echa mengelijing dan memohon “ tolong hentikan jangan lakukan ini…” . Tapi itu sia sia saja .Roby terus saja menciumi celana dalamnya , dan tak lama dengan belatinya itu dia merobek celana dalam dan Bra Echa . Kini tubuh Echa terbuka , tanpa sehelai benang pun . Roby menatap tubuh telanjang gadis itu , demikian juga preman preman bejat lainnya.Buah dada Echa yang montok , vaginanya yang kecil dengan sedikit bulu bulu kemaluannya. Roby segera mendekat ke vaginanya . Dengan dua jarinya dia membuka lebar bibir vagina Echa .” wah , memek eloe masih bagus yah , apa eloe masih perawan..” kata Roby.Echa tak menjawab , hanya terisak tangis . Roby pun mejulurkan lidah menjilati klitorisnya . Echa mengelijing dan meronta “ sudah tolong hentikan ” . Roby terus saja bernafsu melumat vagina Echa . Membuat Echa terus mengelijing .“ aghhh “ jerit Echa , ketika Roby memasukan dua jarinya ke liang wanita Echa . Jari Roby menyolok nyolok vagina Echa dengan cepat . Jerit kesakita Echa , malah semakin membuat gerakkan jari Roby Liar .

Baca Juga : Cerita Dewasa Lubang Memek Cewek Bispak Yang Becek

Roby mengorek ngorek liang vagina Echa . Lalu menarik jarinya keluar.Roby mencabut jarinya , menatap jarinya yang basah , menyeringai , lalu kembali memasukan jarinya di liang vaginanya . “ rupanya , eloe udah gak perawan yah.. dasar perek ” ejek Roby .Kembali jarinya menyodok nyodok vagina Echa , membuat Echa mengeram pedih.Setelah Roby puas memainkan vaginanya , Roby melepaskan ikatan Echa dan langsung menariknya turun dari meja kayu itu .Echa tersungkur di lantai , dan Roby membuka celananya . Penis ngacung keras.Tiba-tiba, Roby menjambak rambut Echa dan menariknya , Echa menjerit kesakitan “ ahhhh , tolong ampun…” .Roby memerintahkan Echa untuk segera mengulumnya dan jika ia berani mengigit penisnya, ia akan merontokan gigi Echa .Roby memajukan penisnya mendekati muka Echa , penisnya yang sudah tegang dan keras, ia menjepit hidung Echa untuk membuat Echa membuka mulutnya. Echa meronta , tapi Kembali Echa menjerit keras , “ Ahhhh … “ ketika satu pululan tepat di mukanyaKetika Echa kehabisan nafas dan membuka mulutnya untuk menghirup udara, Roby segera mendorong penisnya ke dalam mulut Echa. dan mulai mendorong dan menarik kepala Echa.Kepala Echa bergerak maju dan mundur tanpa henti, terus menerus.




Lipstik Echa yang berwarna merah menempel di batang penis yang ada di mulutnya. Dan ketika kepala penis itu masuk ke tenggorokannya Echa tersedak, tapi Roby tetap mendorong hingga kepala penis itu masuk lebih dalam di tenggorokan Echa.Air mata mulai meleleh di pipinya . Sambil Echa dipegangi hingga tak bergerak dengan penis yang terbenam hingga tenggorokannya. Roby kemudian menarik penisnya keluar , lalu mendorong lagi.Setelah kira kira 10 menit , Roby menekan masuk penisnya . Echa tersedak , dan terasa sperma Roby muncrat di tenggorokkannya . Setelah penis itu benar benar terlepas dari mulutnya , Echa segerah memuntahkan sperma yang memenuhi mulutnya.Seorang dengan perut buncit , tangannya penuh tatto segera menghapiri Echa.Membuka resleting celananya , Tangannya kemudian menjambak rambut Echa dan mulai mendorong masuk penisnya dalam mulut Echa mengantikan RobyMenggerakan penisnya dengan kasar membuat penisnya kembali bergerak keluar masuk di mulut Echa. Semua orang dapat mendengar suara dahi Echa yang menumbuk perut orang itu, dan erangan Echa yang terdengar setiap kali penis itu masuk jauh ke tenggorokannya.Ketika laki-laki itu akan mengalami orgasem ia mendorong kepala Echa hingga hidung Echa terbenam di dalam rambut kemaluan orang itu tanpa bisa menarik nafas.

Sperma langsung menyembur keluar memenuhi mulut Echa.Dan dari sudut mulut Echa sperma menyemprot keluar, mengalir turun, menggantung di dagu Echa. Kemudian orang itu mulai bergerak lagi tanpa henti. Sperma terus mengalir keluar, jatuh dari leher Echa .Ketika akhirnya ia menarik penisnya dari mulut Echa, Echa megap-megap menarik nafas dan terbatuk-batuk memuntahkan sperma yang masih ada di tenggorokannya.Dua orang kemudian memegangi Echa sementara yang lain mulai melepaskan pakaian mereka. Echa sendiri tak berdaya untuk melarikan diri, setelah baru saja ia mengalami shock.Ketika semuanya telah telanjang bulat, kembali Echa diangkat dan diletakan di atas meja kayu dan langsung dipegangi oleh empat orang laki-laki, setiap orang memegangi tangan dan kakinya. Kaki Echa terbuka lebar dan tubuhnya telentang.Roby kembali mendekat dan naik ke atas meja. Perlahan ia menggosokan penisnya yang besar ke kaki Echa. Yang lain hanya bisa memandang iri pada penis Roby yang panjangnya hingga 15 senti dan selalu ia yang mendapat kesempatan pertama. Roby memerintahkan orang di dekat kepala Echa untuk mengangkat kepala Echa hingga Echa bisa melihat ketika penis Roby mulai masuk ke vagina Echa.Orang yang memegangi kaki Echa berusaha membuka kaki Echa lebih lebar. 

Baca Juga : Cerita Dewasa Penjaga Villa Yang Puas Menikmati Tubuh Aku

Dengan satu kali dorongan keras, penis Roby dengan keras memasuki vagina Echa. Echa menjerit sekeras-kerasnya, “ AaHHHGG . . .” dan makin meronta-ronta, tanpa daya menghentikan Roby memperkosa dirinya. Roby sendiri menikmati sekali segala jeritan dan rontaan Echa. Ia menyeringai setiap kali Echa menjerit kesakitan.Ketika Roby sedang memperkosanya, laki-laki lainnya ikut menyakiti Echa dengan mencubit, meremas, meraba, mengisap, mengigit, menjilat dan menciumi seluruh tubuh Echa.Mereka mulai dengan memainkan buah dada Echa dan mengisapi puting susunya, tangan-tangan mereka juga menarik-narik dan menjepit puting susunya. Echa terus menjerit , pilu “ ahhhggg ampun Ahhhh hentikan tolong….” .Kaki Echa diangkat tinggi-tinggi dari atas meja sementara tangan-tangan merabainya, menikmati halusnya kaki Echa.Beberapa menit kemudian jeritan Echa hanya tinggal erangan dan rintihan tapi Roby tetap memperkosa Echa tanpa henti, terus bergerak makin cepat. Setelah lama kemudian, Roby menarik penisnya hingga hampir terlepas dari jepitan vagina Echa, ia mengerang dan maju mendorong ke depan sekuat tenaga.Kepala Echa terdongak dan jeritan melengking terdengar, melolong panjang keluar dari mulut Echa “ AGHHHH………”. Roby mengejang beberapa saat penisnya menyemburkan sperma ke dalam vagina Echa. Setelah Roby mencabut penis , spermanya pun berhamburan keluar dari liang vagina Echa yang membengkak dan memar.Laki-laki yang lain kemudian melepaskan pegangan Echa dan bertengkar mengenai giliran siapa selanjutnya.

Echa hanya bisa berbaring , menangis , tubuhnya menjejang kesakitan . kaki dan tangannya masih terbuka lebar, ia menangis histeris. Ia telah diperkosa , dilecehkan, harga dirinya di injak injak .“Eh perek , kenapa nangis , Loe mustinya nikmatin, soalnya masih banyak cowok yang antri , semua mau cobain memek eloe kita baru aja mulai!” katanya pada Echa.Seorang laki-laki segera naik ke atas meja setelah Roby turun. Sekarang, Echa dapat merasakan bagaimana bibir vaginanya perlahan membuka kembali dan penis itu sedikit demi sedikit masuk ke dalamnya. Kesakitan kembali tercermin di wajah Echa, ketika ia merasa tubuhnya seperti dirobek oleh penis yang masuk.Echa mengerang lagi “ aghhh sakit…”“Loe jangan belagu deh! Kalo lo nggak suka sama punya gue atau punya temen gue tadi, masih ada yang laen! Cepet atau lambat lo pasti temuin yang lo suka!” bentak orang itu.Perkataan orang itu membuat apa yang telah ia takutkan selama ini menjadi nyata. Echa akan diperkosa bergantian oleh seluruh orang yang ada di bar itu.




 Dan ia tidak punya pilihan sama sekali. Echa hanya bisa menyerahkan dirinya dan melayani mereka hingga selesai.Sekarang Echa hanya berharap ia bisa keluar dari situ hidup-hidup, dan berharap tidak ada seorangpun yang tahu apa yang telah ia alami.Tak lama preman itu menyemburkan spermanya ke dalam vagina Echa yang sudah terisi oleh sperma Roby. Lalu dengan segera orang lain menggantikan laki-laki itu, kemudian laki-laki lain menyusul, setelah itu temannya juga mulai memperkosa Echa.Echa tidak bisa lagi menahan rasa sakit dan ia sudah kehabisan tenaga melayani laki-laki itu. Echa lalu menangis dan memohon pada semuanya agar melepaskan dirinya.” Sudah tolong lah Ahhh saya , sudah tak kuat , ahhh sakit…” .Tapi Laki-laki yang sedang menindihnya meremas buah dada Echa keras-keras hingga Echa menjerit kesakitan. “ AHHGGG sakit hentikan tolong…” . Dan menarik puting susunya dengan kuat “ AGHH sakit ampunnn…”“Jangan berisik! Lo belon ngelayanin temen-temen gue! Masih ada lima orang lagi!” bentaknya pada Echa.Tiba-tiba orang itu menarik penisnya keluar dan merangkak ke dada Echa. Echa sudah sangat ketakutan sekarang hingga ia hanya bisa berbaring dengan mata terpejam erat, menunggu orang selanjutnya yang akan mengambil giliran memperkosanya.Ia sama sekali tidak menyadari orang yang baru saja memperkosanya mengarahkan penisnya ke muka Echa.

Dan tepat sebelum orang itu orgasme Echa membuka matanya. Sperma segera menyembur ke seluruh wajah Echa. Sehingga seluruh sperma itu keluar menyembur dari penis itu.Ketika orang itu puas ia menarik rambut Echa dan menamparkan penisnya ke wajah Echa. “satu-satunya yang boleh loe mohon cuma ini tau? Loe sendiri yang masuk ke sini pake pakaian merangsang kayak perek , dan loe mohon kita berhenti? Lo bercanda apa? Lo musti ngelayanin kita sampe kita nggak bisa bangun lagi! Ngerti” Orang itu membentak Echa.Lima orang terakhir kemudian mengambil giliran masing-masing dan memperlakukan Echa sama dengan orang sebelumnya. Ketika hampir orgasme, mereka menarik penisnya keluar, merangkak di atas dada Echa, dan memyemprotkan sperma mereka ke seluruh wajah dan buah dada Echa kemudian menarik rambut Echa untuk membersihkan penis mereka.Dan ketika orang yang terakhir selesai Echa berbaring hampir tak sadarkan diri.Wajah, buah dada, dan puting susu Echa seluruhnya dilumuri sperma. Sperma itu mengalir turun dari sisi wajahnya, masuk ke telinga dan leher Echa. Echa tidak bisa membuka matanya karena semuanya tertutup oleh sperma. Echa harus bernafas melalui mulutnya karena sperma sudah masuk ke hidungnya.Rambut Echa yang kecoklatan terlihat kusut karena terkena sperma yang mengering di rambutnya. 

Ketika orang-orang itu beristirahat sejenak, Echa hanya berbaring di atas meja , kakinya terbuka lebar dan sperma mengalir keluar dari vaginanya, menunggu orang selanjutnya memperkosa dirinya.Vagina Echa tampak memar, memerah, dan terasa sakit karena baru saja dimasuki sepuluh orang bergantian tanpa henti.Dua orang menarik tubuh Echa turun dari meja itu dan menyeretnya ke kamar mandi. Mereka kemudian membersihkan tubuh Echa dengan kertas tisu yang kasar dari sperma yang menempel. Dan ketika tubuhnya diseret keluar lagi, Echa melihat meja tadi telah dipindahkan ke pinggir ruangan.Di tengah ruangan itu sekarang tergelar matras kusam dan delapan laki-laki telanjang bulat berdiri mengelilinginya. Echa didorong ke tengah-tengah lingkarang orang itu, hingga ia terjatuh ke atas matras, tubuhnya tersungkur tak berdaya untuk mengangkat tubuhnya.Echa merasakan tangan-tangan di seluruh tubuhnya mulai menarik, mendorong dan mengangkat tubuhnya. Ketika Echa membuka matanya ia melihat seseorang telah berbaring telentang di bawah tubuhnya.Orang itu adalah si Roby, dan penisnya sudah tegak berdiri. Kedua bibir vagina Echa kemudian dibuka oleh dua pasang jari-jari ketika perlahan tubuh Echa diturunkan mengarah ke penis Roby. Dengan sisa-sisa sperma yang ada, penis itu dapat lebih mudah masuk ke dalam vagina Echa.Dan Echa sendiri hanya mengerang, merasakan kembali sakit “ Ahggg Aghh perih tolong hentikan sudahh..”

Baca Juga : Cerita Dewasa Setubuhi Gelandangan yang Cantik

Seseorang kemudian menarik rambutnya, dan sebuah penis lain mendekati mulutnya. Echa dengan perlahan membuka mulutnya, berharap mereka tidak akan menyakitinya jika ia menuruti kemauan mereka. Penis itu masuk hingga ke tenggorokan Echa dan berhenti tak bergerak.Selanjutnya Echa merasakan sebuah tangan mendorong tubuhnya hingga turun. Kemudian tangan-tangan lain mulai membuka belahan pantatnya. Echa panik dan berusaha merangkak menjauhi tangan-tangan itu. Dengan merangkak Echa membuat penis di mulutnya masuk makin dalam ke tenggorokannya.“Hei, lo suka juga akhirnya! Kalo gitu ayo mulai aja sayang!” kata orang yang memasukan penisnya ke mulut Echa sambil tersenyum.Ia mulai menggerakan pinggulnya secepat dan sekuat tenaga. Tubuh Echa yang terdorong mundur karena gerakan orang itu, disambut dengan sebuah penis lain di liang anusnya. Sekarang rasa sakit yang perlahan mulai hilang dari tubuh Echa, kembali menyengat seluruh tubuhnya.Rasa sakit itu semakin menjadi-jadi, sakit yang tidak pernah dirasakan Echa sebelumnya. 




Pikiran Echa menjerit-jerit kesakitan, sedangkan mulutnya hanya bisa mengeluarkan suara tidak jelas diredam oleh penis yang keluar masuk.Rasa sakit itu makin menjadi-jadi, ketika ketiga orang itu mulai bergerak berirama. Tubuh Echa seperti terkoyak-koyak ketika penis-penis itu bergantian keluar masuk di dalam vagina dan anusnya.Dua orang kemudian mendekat memegangi tubuh Echa hingga ia tidak terjatuh ke samping. Semua lubang di tubuh Echa, mulut, vagina dan anus dipergunakan oleh mereka untuk memuaskan nafsu mereka secara bersamaan.Kemudian dua orang terkakhir tadi menarik tangan Echa, melingkarkan jari-jari Echa di penis mereka dan menyuruhnya untuk mulai mengocok penis-penis mereka, sementara dua orang lainnya berlutut di samping Echa, dan menarik buah dadanya untuk kemudian digosokan pada penis mereka.Sekarang Echa sudah dalam keadaan berlutut, tubuhnya bergoyang maju mundur. Tujuh dari sepuluh orang itu terus-menerus menggunakan tubuh Echa untuk membuat mereka puas. Tidak seorang pun peduli dan melihat bahwa Echa sama sekali tidak bisa bergerak. Semuanya tampak sangat bernafsu memperoleh bagian tubuh Echa.Setelah beberapa menit rasa sakit itu mulai bisa ditekan oleh Echa. Echa terus memejamkan matanya karena ia tidak ingin melihat bagaiman orang-orang itu mempergunakan tubuhnya untuk memuaskan mereka. 

Ia hanya berharap semua itu segera selesai, karena dirinya hampir tidak bisa lagi menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.Orang di anus Echa lebih dulu orgasme. Ketika ia selesai dan menarik penisnya keluar, orang lain maju dan dengan mempergunakan sperma orang yang pertama, ia melumasi penisnya dan memasukannya ke anus Echa. Lalu orang di mulutnya menyemburkan sperma, membuat Echa tersedak tak bisa bernafas, berusaha sekuat tenaga menelan sperma orang itu.Lalu penis itu ditarik dan digantikan oleh penis lain, yang kali ini lebih besar. Echa berusaha membuka mulutnya, tapi orang itu tidak sabar dan langsung mendorong penisnya masuk, dan mulai bergerak.Ia mendorong penisnya dalam-dalam dan tidak menariknya keluar, terus menahannya di dalam tenggorokan Echa. Echa kemudian merasakan getaran dari tubuh Roby di bawahnya dan cairan hangat mengalir ke dalam vaginanya, segera setelah itu orang lain menggantikan posisi Roby tadi.

Baca Juga : Cerita Dewasa Aku Jadi Korban Rayuan Adik Suamiku

Orang-orang tadi bergantian memperkosa Echa di seluruh lubang yang ada, ia terus menelan semua sperma yang disemburkan di dalam mulutnya. Dua orang di depan wajahnya mengocok penisnya masing-masing dan mengarahkan penisnya ke wajah Echa.Ketika Echa melihat ke bawah, orang di bawah tubuhnya sedang menatap wajahnya dan kepalanya diganjal oleh kedua tangannya. Tak lama kemudian sperma kembali masuk ke dalam vagina Echa, dua detik kemudian sperma menyembur ke anusnya.Penis lain kembali masuk ke vagina Echa. Echa kembali memejamkan matanya, ia sekarang hanya bisa mengeluarkan suara erangan, “ aghhh aghh aghh…” . yang semakin tinggi ketika penis lain masuk ke anusnya. Ketika ia membuka matanya lagi, Echa melihat sebuah penis diarahkan ke wajahnya.Kepala penisnya berwarna ungu bulat, dan beberapa detik kemudian sperma menyembur menghantam wajahnya mengalir masuk ke mulutnya. 

Orang tubuh kemudian minggir dan sebuah penis lain maju mendekat.Sepanjang malam Echa terus melanyani sepuluh orang itu hingga semuanya mendapat bagian menggunakan mulut, vagina dan anusnya paling sedikit satu kali. Dan ketika orang-orang tersebut puas dan menjauh dari tubuh Echa, tubuh Echa tersungkur , terkapar tak berdaya .Echa lalu mengangkat wajahnya berusaha melihat orang-orang yang mengelilinginya, setelah itu semuanya gelap Echa tak sadarkan diri.


No comments:

Post a Comment

  ♥B♥O♥L♥A♥M♥A♥S♥8♥8✞^░ PASTI KASIH MAXWIN🔥🔥🔥 LINK DAFTAR :♠♠♠ WWW.BOLAMAS88C,COM ♠♠♠